Namanya Rossi Nurhayati. Orang-orang biasanya memanggilnya “Umi Rossi”. Mengapa “Umi”? Karena ia adalah “ibu” bagi anak-anak di Rumah Baca Cahaya Ilmu Panjalu. Ia juga Ketua Forum TBM Kabupaten Ciamis.

Aktivitasnya sehari-hari adalah beramal untuk dunia literasi. Dia kerap membuat kegiatan yang berhubungan dengan buku dan segala ihwal kepustakaan. Berkat kiprahnya, warga Ciamis, terutama anak-anak dan remaja, dapat mengakses banyak informasi melalui Rumah Baca dan Forum TBM. Semua fasilitas literasinya GRATIS.

Perjuangannya ini bukan hanya mulia, tapi penting dan strategis. Sebab, literasi adalah sesuatu yang negeri ini lemah sekali, padahal ia adalah jendela bagi anak-anak negeri ini melihat dunia dan menyiapkan diri untuk bersaing membawa nama harm negeri ini. Umi Rosi sedang membantu bangsa ini di Ciamis untuk membayar janji kemerdekaan yang tertuang dalam Pembukaan UUD ’45, yakni “mencerdaskan kehidupan bangsa”.

Namun, sejak 2001, perempuan berhijab ini tak lagi tampak seperti biasanya. Setiap kali hendak beraktivitas berat, dari hidungnya kerap keluar darah.

Lantaran fokus dan sibuknya ia mengurus anak-anak didiknya, gejala tersebut tak dia hiraukan. Dia masih saja terus beraktivitas hingga suatu hari tubuhnya “protes”. Dia ngedrop dan jatuh pingsan. Selama sebulan, mau tak mau dia harus vakum dari aktivitas mulianya itu. Dia harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Salak, Bogor.

Setelah keluar dari rumah sakit, ia langsung kembali terjun seperti sedia kala. Walaupun keceriaan dan kebugaran tubuhnya mulai tampak berkurang, dia tetap memaksakan diri. Karena yang ada di pikirannya hanya satu: anak-anak Ciamis harus pintar!Dia tak peduli dirinya sedang sakit atau tidak. Dia terus mengembangkan dunia literasi di kampungnya.

IMG-20180419-WA0003Lantaran terus beraktivitas, dia kembali “ngedrop” pada tahun 2008. Parah, sejak itu dia benar-benar parah. Setelah diperiksa, ternyata dia mengidap penyakit kanker darah. Sejak itu, dia beberapa kali keluar masuk rumah sakit, mulai dari puskesmas sampai rumah sakit daerah, baik itu di Bandung, Bogor, Tasikmalaya, bahkan Jakarta. Terhitung sudah 33 kali dia menjalani rawat inap, chemotherapy, dan suntik sum-sum tulang belakang.

Pada tahun 2011 sampai 2012, ketika dicek ulang, ternyata penyakitnya sudah stadium 4. Dia pernah lumpuh total selama setahun, tak bisa melihat selama satu bulan, dan tak bisa bicara selama 3 bulan. Yang lebih miris, selain penyakit ganas yang menyerangnya, dia juga ketimpa musibah lain. Dia punya 4 anak, tapi 3 di antaranya meninggal dunia.

Umi Rossi adalah wanita yang tulus mengabdi. Ia “Kartini” zaman ini. Tapi, karena penyakit yang menimpanya, sekarang dia tak bisa berbuat apa-apa.

Pertolongan kita, pasti sangat berarti baginya.

Demi membantunya, Forum TBM Jawa Barat menggalang dana secara resmi untuk didonasikan kepadanya. Bagi para dermawan yang tersentuh untuk turut membantu Umi Rossi melawan penyakitnya, silakan hubungi kontak di bawah ini:

08809405468 (Ayah Salwa/Pegiat Literasi TBM Jabar)

082216084103 (Opik/Pegiat Literasi TBM Jabar)

Atau bisa langsung berdonasi melalui Bank Mandiri di nomor rekening 1310011202316 atas nama TBM AS Lebakwangi.

Save Umi Rossi! Jangan biarkan penyakit apapun menghalangi tekad mulianya.