Tarbiyatul Aulad adalah nama Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Depok, yang bergerak untuk anak-anak dhuafa di Depok. Sesuai namanya: “Tarbiyatul Aulad” yang berarti “pendidikan untuk anak-anak”. Lantaran keberadaan TPQ ini, banyak anak-anak dari keluarga dhuafa di Depok bisa mendapat pendidikan Islam secara gratis.

TPQ ini didirikan oleh seorang ustaz muda bernama Ahmad Rijal sejak 2017. Berkat kepekaan sosialnya yang tinggi, dia bisa menjalankan program ngaji itu secara konsisten tanpa memungut biaya dan meminta imbalan apapun. Sekarang, jumlah santrinya sudah mencapai 28 orang.

Pengabdian pemuda lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Karimiyah (STAIA) itu sebagai guru ngaji berawal dari datangnya seorang anak bersama orang tuanya. Orang tua tersebut meminta “Kang Rijal” (sapaan akrabnya) untuk dapat mengajari anaknya mengaji. Selang waktu, banyak anak-anak lain di sekitar tempat tinggalnya ‘pun berdatangan. Mereka berharap supaya juga mendapat bimbingan darinya.

Ustaz muda jebolan Pondok Pesantren Darussalam itu memperoleh kepercayaan masyarakat karena dia memang dikenal pandai, baik, dan peduli. Kepercayaan masyarakat inilah yang membuatnya semakin yakin untuk memilih dan memantapkan diri dalam pengabdian semacam itu.

Akivitas mengajar itu dilaksanakan di dalam sebuah kontrakan berukuran 3 petak, tempat di mana ia tinggal bersama istri dan satu anaknya. Meski tak punya tempat memadai, dia tetap semangat mengajar. Kenyataan inilah yang membuat kami dari Komunitas Net Good People (NGP) Jabodetabek terpanggil untuk membantunya.

Saat kami menemuinya, ia sempat menyampaikan keinginannya. Tak muluk-muluk. Ia hanya berharap, anak-anak didiknya memiliki fasilitas layak dan juga dapat melaksanan kegiatan kreatif lainnya.

Saya ingin anak-anak memiliki saung, meski tidak besar,  yang terpenting dapat memberikan tempat yang layak untuk mereka melakukan kreatifitas,  seperti marawis,  qasidah,  latihan pidato, dan lain-lain. Dan, tentu saja, mengakarkan anak anak berwirausaha, agar kedepan, mereka menjadi anak yang mandiri, dan sedikit banyak dapat membantu meringankan beban ayahanda dan ibundanya di rumah,katanya.

Selain itu, sebagaimana yang kami rekam, ia juga ingin merekrut tenaga pengajar. Karena selama ini, hanya dia satu-satunya guru di situ. Sementara jumlah santri terus bertambah. Namun harapan itu tak kunjung tercapai lantaran ia kurang mampu secara pembiayaan untuk dapat mendatangkan guru baru. Sehingga, istrinya ‘lah yang sering membantu posisi sumainya. Terlebih jika sang suami harus absen.

Untuk itu, kami dari NGP juga mengajak para dermawan untuk turut andil mengulurkan tangan supaya beliau dapat membangun fasilitas yang lebih memadai dan anak-anak dhuafa di Depok melalui TPQ Taklim Tarbiyatul Aulad terus memproleh bimbingan agama. Gerakan ini, kami berikan nama “Gerakan Bangun Saung Ngaji Preneur”. Bagi yang tertarik untuk berbagi, silakan kirim ke rekening yang tersedia dan hubungi kontak di bawah ini:

Bank BCA
5475131409
a.n Kintan Adellania

Penanggung Jawab: 083808676010 (Kintan).