Saya Malik Ibrahim. Bersama istri saya tercinta, Nusariyati, sejak 11 tahun lalu, saya mendirikan dan menjalankan PAUD Lentera Hati, sebuah TK gratis untuk anak-anak miskin yang saya tempatkan di rumah kontrakan saya di Jl. Bakti Warga, Jatisampurna, Bekasi.

Dedikasi ini untuk almarhum orang tua dan kakek-nenek kami yang mengamanatkan agar anak-cucunya berderma untuk pendidikan anak miskin. Dulu kami menjalaninya sebagai amanat orang tua saja. Kami ingin membahagiakan mereka. Tapi kini, kami sadar bahwa amanat itu selaras dengan dorongan nurani kami. Kami menemukan kebahagiaan hidup kami dalam aktivitas ini.

Saya mau cerita tentang Rindi, salah satu anak didik kami. Umurnya 4 tahun lebih. Dia anak ketiga dari 4 bersaudara. Kakaknya yang pertama hanya lulusan SD dan sudah menikah. Yang nomor dua masih SD kelas 2. Sedangkan adiknya yang paling kecil baru berumur 1 tahun lebih.

Dia berasal dari keluarga miskin. Ayahnya pekerja serabutan dan ibunya hanya mengurus rumah tangga. Mereka tinggal di sebuah rumah yang sangat sederhana di Jl. Bakti Warga, Jatisampurna, Bekasi. Rumah itu berada di atas tanah PT yang sewaktu-waktu bisa digusur.

Mereka lalui hari demi hari, dari pagi sampai sore di rumah itu, rumah yang kapan saja bisa digusur. Jangankan mendapatkan pendidikan yang layak, untuk fasilitas rumah saja mereka kesusahan.

Mendapati keluarga ini di lingkungan Jatisampurna, kami terharu. Oleh karena itu, kami dari PAUD Lentera Hati berupaya untuk membantunya. Salah satu yang bisa kami lakukan adalah memberikan pendidikan dini secara gratis kepada Rindi. Kami yakin, pendidikan adalah solusi bagi masa depannya dan keluarganya. Dan tentu, masa depan bangsa ini dengan jaminan topangan generasi cerdas di masa depan.

Sesusah apapun keluarganya, dia berhak untuk mendapatkan pendidikan seperti anak-anak yang lain. Kami bujuk dia untuk masuk ke PAUD Lentera Hati. Kami yakinkan keluarganya bahwa pendidikan ‘lah bekal terbaik untuk Rindi. Dan, syukur sampai sekarang kami masih bisa membantunya.

Rindi adalah salah satu dari sekian banyak anak-anak keluarga kurang mampu di Jatisampura yang sekolah di PAUD Lentera Hati. Karena PAUD ini memang kami persembahkan untuk anak-anak seperti mereka.

Banyak anak-anak yang telah kami didik berhasil meraih prestasi setelah lulus. Di antaranya adalah Benedektus Agung Prasetio dan Muhammad Rafi. Prasetio berhasil meraih peringkat 1 setelah duduk di bangku SD ST RADA, Tangerang. Dan, Rafi selalu masuk 3 besar di SDIT Semarang.

Yang utama membuatnya berprestasi itu bukan kami. Kami memang berusaha memberikan pendekatan kasih sayang dan kurikulum tepat untuk anak-anak itu. Tapi yang utama adalah bahwa mereka anak-anak yang cerdas. Hanya saja nasib tak berpihak pada ayah dan ibunya.

Namun, meski sudah lama berjalan, fasilitas yang tersedia di PAUD kami sangat terbatas. Ruang kelas yang tersedia hanya satu. Selain itu, kami juga sangat membutuhkan permainan outdoor maupun indoor, dan buku-buku cerita buat koleksi perpustakaan.

Sebab, selama ini kami hanya mengandalkan donasi dari kawan-kawan dekat saja. Melalui Yayasan Tengok Bawah ini, kami ingin mengajak Anda untuk ikut dalam misi mulia ini. Jika Anda berkenan berdonasi, Anda bisa mengontak kami atau langsung mengirim donasi Anda ke rekening BCA atas nama Nusariyati di nomor rekening 7401360861. Berapapun yang ikhlas dari Anda, kami sepenuh hati menerima, menggunakannya dengan penuh amanat, dan mendoakan bersama anak-anak didik kami atas kebaikan Anda. Termasuk jika Anda memiliki dan mau menyumbangkan dalam bentuk barang penunjang fasilitas belajar dan bermain anak tingkat TK.

Jika Anda berkenan, kami juga mengundang Anda untuk berkunjung ke sekolah gratis kami. Melihat langsung senyum anak-anak itu.