Kampung Pasir Banteng, Desa Malasari, Kabupaten Bogor, termasuk kawasan tertinggal dan terisolir. Lokasi kampung ini ada di taman wisata pegunungan Halimun.

Untuk menuju ke kampung ini, dibutuhkan waktu kurang lebih 7 jam dari Jakarta. Kondisi daerah yang berbukit, mewarnai perjalanan mendaki dan menurun dengan medan terjal bebatuan.

Sebagai sasaran tujuan, Kampung Pasir Banteng adalah tempat yang direkomendasikan oleh Komunitas Suzuki Katana Jimny Indobesia (SKIn) Chapter Tangerang Selatan kepada Lazismu dalam program Back To Masjid.  Selama dua hari (14-15 April 2018), komunitas SKIn dan Lazismu melaksanakan kegiatan renovasi Masjid Al-Muhajirin yang melibatkan warga setempat.

Bersamaan dengan itu, Lazismu dan SKIn menyerahkan bantuan perlengkapan alat pengeras suara dan satu paket alat musik seni hadrah kepada pengelola masjid. Penyerahan bantuan diberikan langsung kepada Pak Juandi selaku takmir masjid, dan disaksikan Divisi Program Lazismu, Syahrul Amsari bersama Ketua Pelaksana SKIn, Agus TC, dan Ketua RT/RW beserta anggota komunitas mobil offroad tersebut.

Agus TC selaku Ketua Pelaksana mengatakan, sinergi Lazismu dan SKIn dalam program renovasi masjid berjalan sukses. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Lazismu atas dukungan dan kerjasama ini,” pungkasnya.

Antusias warga atas bantuan ini sangat tinggi. Mereka bergotong-royong membenahi bagaian-bagian masjid yang rusak, seperti lantai, atap, dan perbaikan dinding masjid.

Juandi mengungkapkan bahwa warga bergembira karena masjid yang didirikan pada 1993 itu kini sudah direnovasi. “Ramadhan akan tiba semoga kegiatan masjid yang dilaksanakan warga dapat berjalan dengan nyaman,” katanya.

Ketua RW, Nurdin, mengatakan program Back To Masjid Lazismu setidaknya membantu warganya untuk selalu giat mengelola dan memakmurkan masjid. Termasuk sebagai lembagai membangun pengetahuan dan akhlak Islam anak-anak di sana.

“Sementara proses renovasi masjid sudah ada kemajuan, kira-kira mencapai 70 persen. Seminggu ke depan semoga renovasi ini dapat selesai,” jelas Nurdin.

“Warga mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur Lazismu yang telah memercayakan infak dan sedekahnya sehingga bisa sampai ke warga dengan tepat sasaran,” tambahnya.

Dalam pantauan Lazismu, Kampung Pasir Banteng diisi sekitar 50 kepala keluarga. Mayoritas warga bekerja sebagai buruh kebun teh. Sebagian lagi warga berjualan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Karena terisolir, kampung ini juga kurang mendapat perhatian. Seperti tidak adanya fasilitas sekolah umum untuk anak-anak. Untuk bersekolah mereka harus turun ke bawah dengan jarak yang cukup jauh.

Masjid Al-Muhajirin adalah masjid pertama yang dibantu menjelang Ramadhan. Masih ada masjid-masjid lain atau mushola di daerah terpencil, tertinggal, dan terdepan yang mengalami kerusakan agar bisa diperhatikan untuk dibantu rehab, sehingga warga sekitar bisa beribadah dengan tenang dan nyaman.

Ayo sobat Lazismu bantu saudara-saudara kita!

Cara berdonasi :

– Masukan kode unik 200 (contoh: Rp 10.000.200) untuk Program Back To Masjid.

– Pilih nomor rekening yang dituju (BCA: 87 800 400 51), (BNI Syariah: 009 1539 411), (BSM: 700 132 9655), (BRI: 23 001 001 404  305).

– Konfirmasi donasi Anda melalui WA ke 08561626222.